" />

SITUS MUSIKALISASI PUISI

Ajang Refleksi Persentuhan Puisi & Musik

Percakapan di Beranda Angin Add Video

Puisi karya Ari Kpin dibawakan oleh Wishu Muhamad dan Santy Rahmawati pada KONSER ARI KPIN 2013 di Auditorium JICA, FPMIPA - UPI Bandung, 6 Desember 2013.

Posted by Ari Kpin on December 10, 2013 at 2:08 AM 821 Views

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

1 Comment

Reply Ari Kpin
1:35 AM on December 15, 2013 
Ari Kpin

PERCAKAPAN DI BERANDA ANGIN

gerimis ini tetap tawar
meski langit seperti seorang renta yang teraniaya
pun musim yang tinggal setengah helai
masih setia dirajut penunggu bulan
: belum juga usai

di manakah wajah-wajah itu?
yang tersungging, yang menangis,
yang berebut menyiangi rumpun bunga di dadaku

:"Wajah itu telah tertutupi dedaunan yang berguguran", ungkapmu

aku selalu mengeramasi daun-daun gugur
bisa sebab dirontokkan angin
atau memang sudah tiba pada masanya luruh
merangkaikannya pada ranting-ranting hatiku
entah untuk membunuh lapuk
atau sekadar menyembunyikan dahannya yang dilumuri lumut
tahukah kau?
di antara serakan daun-daun jatuh itu
tak kutemukan satu pun wajah
bahkan yang terasing sekalipun

:"Padahal aku sudah menitipkan pesan di antara dedaunan itu", sahutmu

tak ada yang seperti musim kini
kesendirian mengawan, berhujan bila dihembusi sunyi
tak seperti pertapa di gurun yang masih beruntung beroleh senandung burung,
pun perajut tua di bulan yang terkadang sumringah dicandai candramawat
di sini, racau enggan menggeletari hati
bahkan pesan paling parau yang kau rekatkan pada daun-daun
hanya menyisakan getah asam di tanah
tak pernah terdengar
apalagi menyinggahi

:"Bagikanlah risaumu pada langit, jika tanah tak lagi mendengar. Biarkan jiwamu tenang", hiburmu

akankah langit sudi menyiangi kelabuku?
karena warna-warni yang kupunya pudar diterjang bayu
gerimis ini pun
yang susah payah kutampung sampai ujung kuku
hanya tawar di lidah, namun kesat di kerongkongan
mungkin aku terlampau merindukan sulingan anggur
sedang yang kusadap getah cemara
sungguh bodoh!
berharap rasa aren dari cawan-cawan air garam
yang kemaruk kureguk


2010

Karya-Karya Musikalisasi Puisi

Galeri Video

1601 views - 1 comment
1372 views - 1 comment
1132 views - 1 comment
887 views - 1 comment