saat itu rembulan menerangi malam / kau datang padaku dan tersenyum manja / kulihat parasmu tertimpa cahaya bulan / begitu cantik bagaikan ?
tank baja Belanda menuju kota Jogja / dengan senjata modern menyerang / tapi aku tak gentar / dengan senapan di kiri, keris di kanan, menyandang ...
keranjang telur kubawa keliling tiap hari / telur merupakan sumber penghidupanku / semua model telur kujual / telur ayam, telur bebek, dan telur ...
Markus, / kau tersenyum padaku / akupun tersenyum tanda cintaku padamu / malam itu, perlahan kau dekatkan mulutmu ke telingaku / seraya berkata ...
merdeka!
seluruh rakyat harus memekikkan kata itu sekali lagi / kita harus berteriak ...
telur! telur!
begitulah aku menjual telur setiap hari / panas atau hujan bukanlah rintangan bagiku / satu per satu kuelus telurku / sambil berkata lirih, / ayamku ...
aku cinta padamu, sayang / wahai, hatiku berbunga/
kubelai rambutmu yang hitam berderai / dan kulekatkan bibirku ke bibir ...
meriam Belanda harus kita rebut / kita harus menang. / terlalu lama kita dijajah / mulai detik ini kita harus ...
bertelur banyak-banyak / demi kelangsungan hidupku. / oh ya, / aku pernah melihat / bagaimana telur dapat keluar / kuperhatikan pantat ayamku dengan seksama / dan...
kukecup dengan mesrah / kau mendesah dalam pelukanku / aku semakin bergairah / kurapatkan tubuhku ke tubuh ...
mayat-mayat pejuang 45 memenuhi tanah persada/
tapi aku tak gentar! / dengan semangat membara / kuangkat senapan, kubidik, kutarik pisau, dan ...
plang! keluar telurnya. / dan segera kumasukkan dalam ...
mulutmu oh sayang / ternyata kita sama-sama dalam keadaan ...
bernafsu untuk saling membunuh!
serbu! berlari sambil mengangkat tinggi ...
keranjang telur kini tiada berguna / aku sedih karena telurku yang ...
dimabuk cinta. / kita sama-sama menangis bahagia /
lalu kuseka air matamu dengan ...
popor senapan keras! /
sekeras tekadku mengusir penjajah /
kembali kumuntahkan peluru-peluru yang ...
sudah busuk, tak laku lagi dijual / aduh..telurku...ayam-ayamku ...
sambutlah tanganku ini / tenanglah, diamlah /
wajahmu akan aku ...
cabik-cabik! / semua orang Belanda kuhancurkan
hingga rata dengan tanah / dan aku... aku akan ...
makan cacing yang gemuk, / agar ayamku dapat seperti ...
Markus sayang, / kau akan ku ...
tusuk sampai mati! / bila penjajah tak mau menyerah / lihatlah! aku masih punya banyak ...
telur! dan ayamku, / aku mau kau ...
menikah denganku. / dan kita akan tinggal di rumah yang indah. / hanya kita berdua. / lalu kau akan melahirkan ...
kawat berduri, granat, dan peluru-peluru yang akan membuat kau harus ...
bertelur lagi. / lalu akan kubawa lagi keranjang telur berkeliling. / dan kujual ...
anak-anak yang manis. / mereka akan bermain di taman gembira, dan kadang-kadang berkelahi ...
sampai titik darah penghabisan! aku harus berjuang membela ...
ayam-ayamku... bertelurlah...
di pangkuanku, sayang / alangkah bahagianya jika kita ...
bertempur bertaruh nyawa! / dan mungkin aku akan menjadi ...
Oops!
Oops, you forgot something.